Sekilas Tentang Blog Ini

By iskak - Februari 20, 2019

Bunga Sawi


Ini bukanlah blog pertama saya. Sebelumnya saya sudah mempunyai blog dengan laman "isukamu.wordpress.com" kemudian berganti nama menjadi "merupakata.wordpress.com".  Karena sebuah kebodohan kecil, blog tersebut terhapus permanen pada bulan Februari 2019.


Perasaan sesal tidak bisa terus saya simpan. Lewat blog baru ini berharap bisa menyulam luka itu. Membangun semangat harapan atas kemungkinan bahwa ini semua memang sudah ditakdirkan oleh Tuhan. Sisi positifnya saya akan dipaksa memulai  sebuah lembaran baru, semangat baru,  serta menghadapi tantangan agar lebih istiqomah

Kegiatan menulis apapun keadaanya tetap harus berlanjut. Sebab saya meyakini sesempit apapun pengetahuan dimiliki seseorang tetap bisa memberi kontribusi terhadap pandangan berbagai diskursus publik. Setiap detik kehidupan manusia bukanlah kesia-siaan. Tuhan mempertemukan kita dengan berbagai pengalaman nyatanya bukan sebuah kebetulan semata yang menunggu untuk dilupakan kemudian hilang bersama memudarnya ingatan. Soal nanti bisa diterima publik, ditertawakan, dihujat, atau tak ada yang peduli adalah bagian dari pembelajaran. Yang terpenting kita sudah memberi perspektif pendapat secara jujur.

Sedikit cerita bahwa nabi Muhammad memang hanya menerima perintah iqra'. Namun, sebagai umat kita tidak bisa serta merta menelan mentah-mentah. Sudah sunnatullah bahwa konsekuensi dari membaca adalah memperoleh pengetahuan. Berkah tersebut akan menjadi dosa apabila tidak diamalkan. 

Sebagai perumpamaan contoh kecil kamu memiliki pengetahuan bahwa meminum obat haruslah sesuai dengan dosis ditentukan. Tetapi ada saudaramu yang frustasi ingin cepat sembuh dengan langsung meminum 30 butir obat sekaligus didepanmu. Tanpa kamu cegah perbuatan tersebut bisa fatal akibatnya.  Otomatis itu adalah kesalahanmu, karena membiarkan kecelakaan yang seharusnya mampu kamu cegah.

Nabi sudah mencontohkan dengan baik bagaimana mengamalkan pengetahuan lewat laku hidup beserta nasihat-nasihat bijak kepada orang sekitar tanpa henti. Beliau adalah representasi sosok manusia paling sempurna. Sehingga mustahil melakukan cara serupa  untuk manusia jaman klan cebong atau kampret. Ditambah kita bukanlah siapa-siapa bagi orang lain? Konsep ruang publik dan gaya komunikasi masyarakat pun telah jauh berubah total. Untuk itulah menulis menjadi jalan paling logis mengalirkan tanggungjawab atas pengetahuan kita miliki.

Sekali lagi, tujuan saya menulis di blog ini adalah bagian dari berproses dalam belajar. Saya sadar masih terlalu bodoh untuk memilih berhenti menulis dan menceritakan semua persoalan secara lisan. Dilain sisi diam dan memendam juga bukan pilihan tepat. Karena apa-apa yang masuk harus dikeluarkan agar tidak mampet dikemudian hari. 

Dengan terang saya mengajak pembaca mengikuti langkah ini. Apabila ada yang masih bersikukuh tidak mau menulis sebaiknya meresapi kutipan petuah dari orang bijak berikut. "jangan sampai kita berfikir untuk berhenti belajar, karena kehidupan tidak pernah berhenti memberi kita pelajaran".

Salam Hangat

Iskak

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar